Glow Up Skill & Eksplorasi
Kenapa saya memberikan Heading Seperti itu? Karna biasa nya di 2 tahun pertama setelah lulus biasa nya itu masa-masa yang paling krusial. Kenapa Saya Bilang Begitu? Karna kebanyakan Remaja setelah lulus SMA, sebagian menghabiskan waktu yang sia-sia atau “fomo” pengen ikut -ikutan temen agar supaya merasa “kalo gua ikut dia. siapa tau gua bisa kayak itu”. ini sebagian remaja yan meraka nota bend nya mereka ga punya tujuan hidup.
makanya daripada dua tahun pertama terbuang sia-sia karna hal yang tidak bermanfaat. maka saya mengembangkan skill saya di bidang Komputer dan agama sembari kerja. agar waktu saya bermanfaat. ketimbang mengikuti kebanyakan remaja yang di lakukan.
Kuliah
saya sudah menetapkan seperti yang sudah saya bilang di atas tadi. saya akan mengembangkan skill saya dengan cara mengikuti jenjang kuliah. dengan mengikuti jurusan teknologi. tetapi saya juga tidak akan pernah menginggalkan hal wajib sebagai umat muslim yaitu sholat.
Nah!!! Seperti yang sudah saya katakan di atas tadi. kemungkinan saya mengambil jam kuliah nya di hari kerja atau ga di waktu luang. Karena Kenapa ? Biasanya ketika manusia sedang capek biasa nya akan menimbulkan rasa emosional. apalagi udah capek lalu ditambah ada tugas dari mata kuliah tersebut. Mungkin Saja Ini bisa menjadikan seseorang emosional nya tidak teratur. makanya itu saya lebih memilih kuliah di waktu luang. supaya ketika sedang meng upgrade kan skill ( Belajar ) saya tidak terganggu dengan pekerjaan saya.
Belajar “Real-World Skills”
Yang Seerti kita Tahu. Di sekolah kita nggak diajarin cara bayar pajak, cara investasi, atau cara negosiasi. Nah, di dua tahun ini, saya wajib belajar atau menguasai tiga hal ini:
- Public Speaking : Kebanyakan hal para manusia pasti sering merasa gagu atau gugup ketika berbicara di ratusan bahkan ribuan orang. Termasuk saya. makanya si tahun tersebut saya ingin meng-upgrade skill public speaking saya. saya merasa bahwa diri saya kurang dalam Public Speaking.
- Financial Literacy: Pasti kebanyakan anak muda zaman sekarang menghabiskan uang untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. seperti top-up game. nongkrong. dsb. makanya saya di sini ingin membenahi financial saya agar bisa ter atur dengan baik.
- Bahasa Mandari/Asing: Pasti kebanyakan anak muda ber andai-andai ingin kerja keluar negri. karena kalo di sini terus apabila kita tidak bisa mengatur atau sebagainya. kita maka akan menjadi ya begitu aja tanpa ada perkembangan tsb
Tahun ke-3 sampai ke-4: Fase Dimana Saya Membangun Portofolio & Personal Branding
Di fase ini, saya mungkin udah di pertengahan kuliah atau udah mulai kerja entry-level. Saatnya kasih tau dunia kalau saya itu “ada”.
Bikin Portofolio yang “Daging”
Kebanyakan dari kita cuma nunggu tugas atau nunggu disuruh bos. Bikin proyek sendiri. Kalau kalian anak desain, bikin desain-desain keren di Behance. Kalau kalian anak coding, taro code kalian di GitHub. Kalau kalian anak bisnis, mulai jualan kecil-kecilan. Portofolio itu bukti kalau kalian bukan cuma “omdo” (omong doang). karena disini skill saya ada semua kemungkinan saya akan memuat semua itu ketika waktu saya sedang luang
Personal Branding di Sosmed
Inget, HRD atau calon klien sekarang liatnya LinkedIn sama Instagram kalian. Mulai beresin profil kalian. Post hal-hal yang berkaitan sama keahlian kalian. Jangan isinya cuma galau atau shitposting. Tunjukin kalau kalian itu profesional yang asik diajak kerja sama. makanya saya disini ingin membenahkan account sosial media saya. karena ini adalah peluang terbesar untuk kita para anak muda yang mager kerja bisa di mulai dengan menjadi content creator.
